Kendari (Antara Jogja) - Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, tahun ini memperoleh bantuan dana pengembangan pariwisata sebesar 9,8 juta dollar AS dari pemerintah negara Swiss.


Kucuran dana pengembangan pariwisata dari pemerintah negara Swiss kepada Wakatobi tersebut disampaikan Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Wakatobi Sahriamin Sahari di Kendari, Rabu.


"Pemerintah Negara Swiss memberikan dana bantuan itu karena Wakatobi, sejak beberapa tahun terakhir sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia dan menjadi tujuan wisata dunia," katanya.


Selain untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Wakatobi, dana bantuan tersebut juga diperuntukan bagi bagi pengembangan wisata di tiga kabupaten lain di Indonesia.


Ketiga kabupaten itu, yakni Kabupaten Tana Toraja di Sulawesi Selatan, Kabupaten Flores di Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Tanjung Puting di Sumatera. "Ketiga kabupaten ini juga sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata di Indonesia," katanya.


Ia mengatakan wilayah Kabupaten Wakatobi yang sebelumnya menjadi kawasan Taman laut Nasional Wakatobi, saat ini sudah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Biosfir Bumi oleh Unesco.


Pascapenetapan sebagai Cagar Biosfir Bumi tersebut, kata dia, pariwisata Wakatobi mengalami perkembangan yang cukup signifikan.


"Sebelumnya, kamar hotel di Wakatobi hanya sekitar 100 kamar tanpa kelas. Saat ini sudah berkembang menjadi 500-an kamar dan sudah hotel berbintang," katanya.


Itu artinya, kata dia, kepariwisataan di Wakatobi sudah memperlihatkan kemajuan yang cukup berarti, karena pengelola jasa hotel dari tahun ke tahun terus bertambah.


"Saat ini sudah ada beberapa hotel berstandar Internasional dibangun perusahaan perhotelan dari luar negeri di Wakatobi," katanya 


(KR-ASA)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar